Apakah Islam Lebih Maju Agama Kristen?
5 Mar 2017


Apakah Muhammad memenuhi dan melengkapi misi dan keimaman dari Kristus? Muhammad menjawab dengan tegas ya.


Dasar dari teologi Islam yang diajarkan bahwa sejak Allah mengirimkan Gabriel turun dengan Qur'an kepada Muhammad utusan Allah, Muhammad dan Qur'an memenuhi dan melengkapi misi dari Kristus dan Perjanjian Baru. Muhammad tampaknya mengenal nilai - nilai Alkitab  (Sura 4:47; 4:136; 4:163; 5:44-48; 5:82-83; 6:92, 154), tetapi pada akhirnya agama Kristen dan Perjanjian Baru harus menyerah pada Islam dan Qur'an, pemimpin wahyu yang baru.

 

Sura (Bab) 5:15-16 menjelaskan sudut pandang Muhammad. Dalam konteks Pemutar balikan ajaran Kristen tentang hubungan anak dari Kristus oleh Muhammad(v.17), dan dalam konteks ini  ditegaskannya bahwa orang Yahudi telah dikutuk(v.13), bagian ini dalam Qur'an (mewakili yang lainnya)mengatakan bahwa seorang Kristen(orang Yahudi) sudah sedang berjalan dalam kegelapan sampai Muhammad datang.

5:15 manusia dalam kitab [bangsa Yahudi dan umat Kristen] . . . sebuah terang dari Tuhan sekarang telah datang kepadamu, kitab Injil(Qur'an)membuat segala sesuatunya jelas, 16 ayat dimana Tuhan menunjukkan pada mereka yang mengikut dan menyenangkanNya kepada jalan kedamaian, membawa mereka dari kegelapan pada terang, oleh kehendakNya, dan memberikan petunjuk pada mereka jalan yang lurus. (Haleem) (cf. 4:157)

Alkitab-mengajar orang Kristen saat ini dengan mengenalkan perumpamaan tentang terang. Yesus mengatakan bahwa dia dikirim dari surga sebagai terang dunia dan orang Kristen telah melewati kegelapan menuju kepada terang (Yohanes 1:4-5, 8:12, 9:5, 12:46; 1 Petrus 2:9). Akan tetapi saat ini, Muhammad menuntut bahwa orang - orang Kristen sudah tinggal dalam kegelapan, dan dia datang untuk menjelaskan banyak hal pada mereka, segala sesuatu yang mengeruhkan. Qur'an memberikan petunjuk sebuah "jalan yang lurus," tema ini seringkali diulang dalam kitab- kitab injil (e.g. Sura 1) dan menjadikan "segala sesuatunya jelas." Kemungkinan besar Ayat 16 adalah salah satu dari ayat - ayat seorang Muslim yang telah dimengerti ketika dia menunjukkan bahwa islam adalah agama perdamaian. Tapi apakah benar?

Seorang yang beriman, Alkitab- mengajarkan orang Kristen untuk tidak mempercayai bahwa Islam adalah pemimpin, jadi bagaimana kita memecahkan jalan buntu ini? Mengabaikannya? Berikan kejadian yang baru saja terjadi seperti 9/11, hal ini mungkin tidak terlalu panjang. Dapatkah kita menganggap semua agama sama? Tetapi hal ini menguatkan kita untuk menyangkal beberapa dasar, bahwa semua agama memiliki ajaran- ajaran yang tidak dapat dibantah, dan hal itu tidak dapat didamaikan. Jadi apakah kita akan memperdebatkan ajaran - ajaran abstrak ini?

Memperdebatkan ide - ide abstrak seperti Kesatuan atau Trinitas dari Tuhan ada dalam dialog antara orang Kristen dan orang Muslim, tapi tidak satupun tuntutan dapat di buktikan dengan observasi yang sederhana. Quran dimana - mana  menegaskan dengan keras Kesatuan dari Tuhan, mengingat Perjanjian Baru dimana - mana menegaskan ketuhanan dari Kristus dan keberadaan pribadi dari Roh Kudus. Jadi kita memiliki satu ayat kudus saja untuk melawan yang lain, dan untuk memecahkan jalan buntu ini kita harus mengalahkan jalan - jalan yang lain. (Untuk informasi lebih lengkap tentang hal yang dapat di percaya dari Perjanjian Baru, kunjungi situs ini, untuk masalah - masalah dalam Quran klik here.

Sejak Muhammad menetapkan tantangan yang serius pada Kristus dan agama Kristen, kita orang - orang Kristen harus menjawabnya. Apa yang akan dikatakan Kristus ? Untuk memadamkannya, dia memberikan kita pengajaran yang jelas bagaimana mengevaluasi dalam sejarah seorang nabi yang datang setelah dirinya, khususnya jika nabi yang kemudian menyatakan kepemimpinannya diatas Kristus : disebutnya inspeksi.

Dalam konteks khotbah di atas gunung, Kristus berbicara pada banyak orang. Beberapa orang dari mereka atau tidak seorang pun yang merupakan ahli ilmu agama, tetapi mereka adalah penduduk yang sederhana. Dalam Matius 7 :15-20 Kristus menggunakan satu bahasa tentang penglihatan   sifat seorang nabi yang sebenarnya.

Matius 7:15 Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan pakaian seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Ayat 16 Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri? Ayat 17 Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Ayat 18 Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Ayat 19 Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Ayat 20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.

Saat ini di dunia barat jutaan orang lebih suka tidak terombang - ambing dengan perahu Islam, tetapi mengakomodasinya, pada bagian ini menonjolkan orang yang tidak bertoleransi. Tapi dalam ayat ini Kristus memahami bahayanya. Kebenaran beragama di tuntut datang ke dalam dunia dengan gerakan, nampaknya setiap detik, dan tuntutan ini tidak abstrak, kehidupan setiap orang  akan mengalami  resiko. Sehingga harga sebuah pertolongan sangat istimewa sejak 9/11, terlalu tinggi.

Selain itu, Muhammad mengatakan bahwa dia lebih tinggi dari Kristus dan bahwa dirinya adalah agama baru yang lebih maju dari agama kristen. Dia adalah salah seorang pertentangan yang dipersoalkan pada tempat pertama. Oleh karena itu, 600 tahun lebih sebelum Muhammad datang ke panggung dunia, Kristus menjawabnya dan banyak nabi - nabi digambarkannya mengikuti dunia lautan tengah dengan sebuah inspeksi.

Untuk menjelaskan, mari kita andaikan Saya menyatakan bahwa jalan saya lebih baik dari jalanmu. Kemudian saya akan membuktikan pernyataan saya dengan perilaku saya yang terlihat jelas - perbuatan saya dalam cara yang nyata. Tingkah laku saya seeharusnya lebih baik dari tingkah lakumu, untuk perbuatan - perbuatan saya diucapkan lebih keras dari perkataan - perkataan saya. Khususnya, jika saya sebagai pendiri dari suatu agama yang mengatakan bahwa suami -suami dalam komunitas saya diijinkan untuk memukul istri - istri mereka (Sura 4:34), tetapi kamu sebagai pendiri suatu agama mengatakan bahwa suami - suami dalam komunitasmu tidak diijinkan untuk memukul istri - istri mereka, lalu bagaimana bisa keunggulan saya yang dinyatakan secara nyata dapat bertahan dalam kehidupan nyata? Saya sedang berusaha menyatakan perbuatan buruk secara empiris, tetapi kamu tidak .

Saya tidak mudah untuk melewati inspeksi ini. Itulah, tingkah laku atau perbuatan saya yang sederhana ini adalah seperti buah yang busuk. Oleh karena itu, Kristus memang tepat menggunakan ujian sederhana ini pada pengikut - pengikutnya untuk menguji tuntutan dari nabi - nabi yang kemudian. " Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka" (Matius 7:16)

Kita dapat mengurangi tantangan Muhammad dan inspeksi Kristus dalam suatu hal yang sederhana, jikalau hal itu merupakan pendapat logis. Hal ini dikenal sebagai modus penyangkalan ("kemudian" anak kalimat).

(1) Jika A, dan B. Jika Islam lebih baik dari agama kristen, kemudian dengan cara yang  sederhana kemajuan ini seharusnya kelihatan.

 (2) Bukan B. Tetapi dengan cara yang sederhana kemajuan ini tidak kelihatan.

 (3) Oleh karena itu, Bukan- A. Oleh karena itu, Islam tidak lebih baik dari agama Kristen

Sekarang kita dengan mudah mempertahankan dasar pemikiran yang ada.

(1) Jika Islam lebih baik dari agama Kristen, kemudian dengan cara sederhana kemajuan ini sebaiknya dapat kelihatan

Kita harus segera mempertahankan dasar pemikiran ini dalam pedoman kita pada pernyataan tersebut. Perbuatan dan pengujian kehidupan dari pendiri agama Kristen dan pendiri agama Islam adalah cara terbaik dan pertama untuk memecahkan jalan buntu persaingan antara dua agama, karena kita dapat mengamati perbuatan dan tingkah laku mereka di bumi. Dengan buah - buah mereka kita dapat mengenal mereka.

(2) Tetapi dengan cara sederhana kemajuan ini tidak kelihatan

Mempertahankan dasar pemikiran ini dengan  jawaban - jawaban fakta - fakta yang kuat membuat tantangan lebih jelas bahwa level Muhammad melawan Kristus dan banyak keraguan yang menujukkan bahwa buah - buah Muhammad adalah buruk, mengingatkan buah Kristus sungguh - sunguh matang dan sehat.

Daftar berikut ini sudah dikembangkan dalam this article, yang mana dasar sesungguhnya dari artikel saat ini. Jika para pembaca mempercayai bahwa perbuatan ini dalam kehidupan Muhammad dan ayat - ayat  Qur'an diambil dari sebuah konteks kejadian, kemudian dia harus menemukan suatu hubungan yang ada sebelumnya yang menyediakan tentang konteks yang sama. Sesungguhnya perbuatan - perbuatan keraguan ini terjadi dalam komunitas Muhammad dan sesungguhnya dalam Qur'annya Muhammad memerintahkan kekejian ini. Juga, untuk melihat terjemahan yang berganda dari ayat- ayat Qur'an, para pembaca sebaiknya mengunjungi here dan ketik referensi - referensi ini seperti contohnya: 24 :2 (24 adalah sura atau pasal, dan 2 adalah ayat). Abaikan judul pasal salinan huruf Arab and hanya mengetik dalam bentuk angka.

*Muhamad menamakan senjatanya, dan dia memberikan nama panggilan untuk dirinya sendiri "si pelenyap"

Kristus tidak memiliki senjata karena dia tidak pernah berperang  pada  manusia.

*Dalam Qur'annya Muhammad memerintahkan bahwa  pezinah laki - laki dan pezinah perempuan seharusnya memerima seratus cambukan (Sura 24:2). Hadits yang dapat dipercaya (Kata - kata Muhammad dan di luar dari Qur'an) memerintah mengecam mereka.

Kristus mengampuni wanita yang tertangkap perzinahan. Laki - laki yang berkumpul disekeliling perempuan itu melemparinya dengan batu. Dia (perempuan itu) tetap tinggal, mencucurkan air mata sampai Kristus menghampirinya dan berkata mengampuni dosanya (Yohanes 8 :1-11)

*Dalam Qur'annya Muhammad mengijinkan para suami memukuli istrinya (Sura 4:34).

Dalam penulisan perjanjian baru, Kristus tidak mengijinkan hal ini atau melakukan perbuatan ini.

Dalam Qur'annya Muhammad memerintahkan bahwa tangan yang mencuri baik laki - laki atau perempuan harus di potong.

Kristus tidak pernah mengatakan untuk melakukan hal ini. Sesungguhnya rasul Paulus mengatakan para pencuri sebaiknya bekerja dengan tangan - tangan mereka, jangan mencuri lagi supaya dapat membagikan sesuatu pada orang yang membutuhkan (Efesus 4:28) dalam hal ini (dan dalam banyak hal) Paulus mengungguli Muhammad.

*Muhammad membunuh  para penyair dan para penyair wanita dan musuh - musuh politik

Kristus tidak pernah membunuh siapapun musuh - musuhnya dan tentunya juga para penyair (walapun salah satunya buruk)

*Dalam Qur'annya Muhammad memerintahkan kematian atau potong tangan dan kaki untuk para korupsi tanah dan orang yang berkelahi.

Kristus, Raja Damai, mati untuk dosa dunia sehingga "Korupsi"dan "perkelahian dapat dihentikan.

*Muhammad menikahi seorang gadis yang belum dewasa, Aisha, dan melakukan hubungan pernikahan saat dia (Aisha) masih seorang gadis. Fakta - fakta yang lebih jauh lagi dalam keanehan ini perbuatan yang sama pada pembantu rumah tangga Muhammad selama tujuh abad tahun Arab. Para pembaca sebaiknya melihat pada artikel ini  Qur'an itu sendiri mengijinkan pernikahan yang tidak adil pada orang - orang Muslim lainnya, sebagaimana (Sura 65:4)

Kristus tidak pernah melakukan hal ini, dan tidak pernah mengatakan untuk melakukan hal ini

* Muhammad dalam Qur'annya menjanjikan kenikmatan kebun-kebun " kekayaan perawan" untuk kematian para martir dalam perang suci militer (Suras 44:51-56, 52:17-29, 55:46-78, 61:10, 4:74, 9:111).

Kemartiran Kristus dalam salib berarti bahwa orang Kristen tidak harus mati dalam perang suci untuk mendapat jaminan surga. Mereka hanya perlu percaya kepadanya.

*Muhammad melakukan ketidakadilan kepada sekitar 600 laki - laki Yahudi dan memperbudak para wanita dan anak - anak. Kekejaman ini dirayakan dalam Qur'annya (Sura 33:25-27)

Kristus adalah orang Yahudi dan mencintai orang - orang miliknya, selain itu , dia mencintai seluruh dunia, walaupun itu aliran politisme pembantai - pembantai Muhammad - dan menebusnya dengan kematiannya, penguburan, dan kebangkitan. Dia tidak dikirim untuk membantai orang.

*Muhammad melancarkan perang salib militer miliknya di tahun 630 A.D dengan 30.000 pasukan jihad melawan orang Romawi Timur (yang tidak pernah diperlihatkan) (Sura 9:29). Kristus tidak pernah melakukan hal ini. Apa yang dilakukan orang - orang Eropa Tengah dalam namanya tidak  berdasarkan pada agama Kristen. Hanya Kristus dan Perjanjian Baru, dan mereka tidak mengabsahkan perang suci militer. Sebaliknya, Muhammad, berdasarkan pada Islam, dan dia melancarkan perang salibnya melawan orang Kristen Romawi Timur, dan dia mengabsahkan dan mengeluarkan banyak perang - perang suci militer.

Sura 5:16, dikutip dalam kata pengantar artikel ini, menyatakan bahwa Islam adalah agama perdamaian. Bagaimanapun juga, daftar ini hanyalah penyangkalan mutlak pernyataan tegas lisan saja. Perbuatan - perbuatan di ucapkan lebih keras dari kata - kata. Oleh karena itu Islam adalah bukan agama perdamaian

Untuk mengulang, jika pembaca memepercayai bahwa point - point ini diambil dari sebuah konteks, mereka boleh mencari yang berhubungan dan menemukan informasi yang berhubungan.

Orang - orang Kristen sebaiknya mengetahui nabi - nabi dari perbuatan mereka. Dikatakan Muhammad dengan terus terang tentang penggambaran dirinya adalah utusan manusia dan nabi (Sura 3:144) , pasti jelas kesederhanaan inspeksi buah. Sebaliknya Yesus adalah anak Allah (Matius 3:16-17), tepat dengan nilai sempurna.

(3) Oleh karena itu, Islam tidak lebih baik dari agama Kristen

Kesimpulan berikut ini asli dan masuk akal

Selama orang - orang berpikiran adil dan masuk akal, berarti perbuatan seperti memukul istri dan mencambuk pezinah dan menikahi anak - anak yang baru puber adalah bukan hal yang sepele. Kebijaksanaan yang sederhana dan perbuatan - perbuatan tidak dapat dihilangkan dengan memberikan alasan, kecuali beberapa orang yang memang benar-benar buta atau dengan sengaja menolak untuk mengetahui bagaimana apa yang jelas-jelas salah dilakukan juga., atau kecuali seorang nabi memiliki bala tentara dibelakangnya untuk memaksakan perbuatannya pada "orang bawahannya" atau pengikut - pengikutnya yang mengikut pada agama sebelumnya yang "tidak lengkap".

Dan ini membawa kita kembali kepada ajaran - ajaran yang abstrak, dengan melalui saya sendiri dan pembaca sebagai contohnya. Sebelum kita mendiskusikan ajaran - ajaran yang tidak empiris seperti sifat dasar dari Tuhan, sebagai pendiri dari suatu agama baru Saya harus berhasil dalam inspeksi tersebut. Mari kita andaikan bahwa ini perbuatan saya untuk membunuh pengikut aliran politeisme dalam perang berdarah, dari pada merubah mereka hanya dengan khotbah, atau malah membiarkan mereka hidup dalam penolakan masuk menjadi agama lain (Sura 9:4-5). Sebaliknya, hal ini adalah melatih anda untuk tidak membunuh pengikut aliran politeisme, tapi merubah mereka dengan khotbah, dan membiarkan mereka hidup jika mereka menolak menjadi agama lain. Pada kondisi berikut ini, kelihatannya dalam inspeksi ini saya gagal menjadi orang yang sederhana, tetapi anda berhasil. Karenanya saya kehilangan hak dalam tuntutan saya yang diambil dengan serius tentang sifat Tuhan dan ajaran abstrak lain yang tidak dapat dilihat. Hal ini jelas bahwa saya hanya melayani diri saya sendiri, bahkan lebih jahat, saya jauh dari citra Tuhan. Sebaliknya anda, memiliki ide - ide yang dapat diperbuat, sehingga kamu layak mendapatkan suatu pendengaran yang adil

Dalam cara yang sama, kegagalan Muhammad dalam menantang Kristus dapat dinyatakan dalam argumentasi yang lain tentang jika-kemudiian, yang saat ini dalam sebuah modus atau penegasan bagian kalimat yang mendahului kata pengganti ("jika" yang merupakan anak kalimat)

(4) Jika A kemudian B, Jika dengan cara sederhana Islam tampaknya tidak lebih baik dari agama Kristen, kemudian hal ini kemungkinan besar secara abstrak tidak lebih baik dari teori dalam agama Kristen.

>(5) A ditegaskan. Tampaknya dengan cara sederhana, Islam tidak lebih baik dari agama Kristen

>(6) B ditegaskan. Oleh karena itu kemungkinan besar secara abstrak teorirtis Islam tidak lebih maju dari agama Kristen.

Alasan pertama dari dua premis juga mudah untuk dipertahankan

(4) Jika dengan cara sederhana tampaknya Islam tidak lebih baik dari agama Kristen, kemudian hal itu kemungkinan besar secara teroritis abstrak tidak baik agama Kristen

Muhammad mewujudkan Islam, selama dia menyalurkannya melalui pernyataan Allah adalah seorang pemimpin agama, sehingga kita menggunakannya lagi untuk menguji Islam. Inspeksi buah mengatakan bahwa jika seorang nabi gagal, maka menuntutnya secara abstrak adalah seabagai orang yang tersangka. Dalam konteks sekuler, terlalu tinggi ujian ini, bercacat untuk semua manusia. Seorang ahli Fisika berkenan mendiskusikan persoalan - persoalan yang abstrak mengenai waktu dan tempat, walaupun kehidupan pribadinya mungkin penuh dosa dan dibingungkan. Tetapi dalam sebuah konteks keagamaan, teristimewa untuk seorang pemimpin agama (Muhammad) menyatakan bhwa dia lebih baik dari pada pemimpin lain (Kristus), ujian ini adalah sifat - sifat dasar dan sangat diperlukan.

Lebih jauh lagi, data yang nyata menegaskan kegagalan Muhammad dalam gagasan - gagasan  abstrak. Sebagai contoh, hal ini secara nyata dapat dibuktikan bahwa Perjanjian Baru dapat dipercaya, dimana Qur'an telah membajaknya. (untuk informasi lebih lanjut topik ini ditunjukkan pada halaman ini disini and disini). Hal ini juga suatu yang dapat dibuktikan secara nyata, bahwa Muhammad tidak dilatih dalam pemikiran yang tinggi akan persoalan - persoalan. Dia mengambil sesuatu gagasan - gagasan yang campur aduk yang disebarkannya diatas jalur perdagangan dan menyelipkan gagasan tersebut dalam Qur'an (seperti pada absurd ketidak matian Kristus di kayu salib dalam Sura 4:157), menuntut wahyu yang hebat dari Allah. Karena itu dijelaskan dan secara nyata dinyatakan bahwa dia bukan seorang pembaharu agama Kristen (dan agama Yahudi). Tetapi seorang perusak dari agama yang awal. Oleh karena itu, kenyataan sejarah menyatakan bahwa kemungkinan besar dia adalah kesalahan dalam ajaran teoritis - dia tidak mengetahui apa yang dia katakan.

(5) Tampaknya secara nyata Islam tidak lebih maju dari agama Kristen

Setelah membaca daftar dari ayat kedua, beberapa pencari kebenaran yang secara intelektual dan rasional yang berpikiran bahwa mereka tidak rundungi oleh ketekunan terhadap Islam seharusnya mencapai kesimpulan bahwa dengan cara yang sederhana, tampaklah Muhammad gagal dalam inspeksi perbuatan dalam prakteknya.

(6) Oleh karena itu, dalam hal teori kemungkinan besar tidak lebih maju dari  agama Kristen

Kesimpulan ini juga masuk akal dan murni.

Berdasarkan pada bermacam perbedaan antara Kristus dan Muhammad menurut dua ayat, mengapa orang-orang yang berpikir masuk akal dan adil mau mendengarkan pemikiran tinggi Muhammad dan ajaran lisan belaka yang menyangkal Trinitas atau ketuhanan Kristus (Suras 2:116, 6:101, and 4:171; 5:73 atau mendukung tentang Qur'an bahwa kitab itu tidak salah (Jika ia tidak mempunyai sebuah tentara yang besar di belakangnya)? Seorang pemeriksa yang adil dan mempunyai pemikiran yang masuk akal mungkin akan dengan benar bahwa kitab yang mengilhaminya itu tercemar karena keraguannya dalam hidup dan perilaku yang tidak adil. Sebenarnya pemikiran orang - orang yang terbuka memiliki hak untuk memilih kebaikan Kristus yang menurut kitab "salah" setiap hari ke hari, yang disekitar Muhamadlah yang tidak salah, yang walaupun perbedaannya sangat besar dengan Injil. Pertama Muhammad harus menunjukkan pada kita tingkah lakunya yang patut dicontoh sebelum dia diijinkan untuk mengajarkan tentang pengajaran agama yang menggunakan pemikiran tinggi atau sebelum kita dengan serius mengambil wahyunya tentang abstraksi - abstraksi.

Rata-rata orang Kristen, waktu itu, khususnya para pengikut asli dimana Yesus menyampaikan dalam khotbah di atas gunung pada abad pertama pertanian Israel, Kristus mengatakan dengan tingkah laku seorang nabi para pengikut Yesus sebaiknya mengenal nabi. Suatu kejadian tingkah laku seorang nabi akan buruk atau mulai tumbuh pada sebuah pohon yang buruk, kemudian mereka tidak membutuhkan tuntutan abstrak inspeksinya. Dia menjadi seorang nabi yang palsu - tetapi perkataan Kristus adalah kuat meyakinkan (Matius 7:15).

Tiga Pertanyaan Apakah kegagalan untuk menghasilkan inspeksi ini menutup semua percakapan? Jika pengajaran - pengajaran agama orang Kristen dan orang Muslim dalam ruang konferens ingin memperdebatkan keTrinitasan, lalu mereka juga bebas melakukannya walaupun nantinya mereka akan mendapatkan keraguan. Diskusi mereka adalah secara akademis saja, Bagaimanapun sebaiknya mereka tidak mengharapkan jutaan demi jutaan dari Alkitab-yang meliputi orang - orang Kristen terpelajar seluruh dunia merasa memaksa untuk memperdebatkan ide - ide seperti itu. Tetapi walaupun jika mereka ingin mendiskusikan pengajaran agama yang abstrak, kemudian mereka juga bebas melakukannya. Dalam analisa akhir, orang Muslim tidak terkejut, walaupun, jika orang - orang Kristen ini tidak mengambil Muhammad dan wahyunya dengan serius, karena Kristus sudah mengatakan pada para pengikutnya apa yang kamu cari: buah baik (Matius 7:15 -  20) Hidup Muhammad adalah sebuah kehidupan yang diragukan yang mana diabadikan juga  kedalam dirinya yang tidak terlalu abadi dan tidak juga - kesalahan Qur'an, sehingga orang - orang Kristen diiijinkan untuk meragukan Qur'an dalam persoalan secara teoritis.

Apakah hubungan antara persoalan - persoalan praktis dan mengungkapkan belenggu persoalan secara teoritis? Kristus dalam Matius 7:15 -20 menyatakan bahwa hubungan adalah memang nyata dan mengungkapkan belenggu. Untuk mengulang, jika Muhammad bersalah tentang persoalan - persoalan seperti memukul istri - istri, mencambuk para pezinah, meluncurkan perang salib secara militer, membunuh para penyair dan musuh - musuh, dan menjanjikan para jihadnya kebun - kebun kaya - perawan jika mereka mati dalam perang suci militer , lalu mengapa orang - orang Kristen mendengarkan pada persoalan - persoalan teoritis Muhammad, khususnya sejak Perjanjian Baru ditegaskan dimana - mana, sebagai contoh, ketuhanan dari Kristus dan hubungan pribadi dari Roh Kudus? Bahkan lebih penting, mengapa orang-orang Kristen berharap akan berubah agama ke Islam, dengan riwayat kehidupan Muhammad yang meragukan?

Apakah ada kulitas buah yang tidak positif tentang Muhammad?Walaupun kegagalan yang paling buruk dari inspeksi ini sedikitnya mungkin memiliki beberapa buah yang berkualitas baik. Seorang pendiri sebuah pergerakkan harus menunjukkan beberapa tingkatan dari kebaikan jika dia menginginkan komunitasnya bertahan. Tetapi kualitas yang baik, tidak mencambukkan dan merugikan orang. Akan tetapi sifat yang buruk melakukannya. Secara keseluruhan gambar dari kehidupan Muhammad di Medina (622 - 632) menunjukkan peperangannya pada ajaran politeisme (dia menaklukan Mekah), pada orang - orang Yahudi (dia membuang dan membunuh mereka)dan pada orang - orang Kristen ( dia melancarkan sebuah perang). Dalam waktu sepuluh tahun dia hidup disana, dia mengusir, membuang dan melancarkan tujuh puluh satu - empat kali serangan, ekspedisi- ekspedisi yang penuh dengan perang - perang besar, menghindari negosiasi perdamaian (Beberapa sangat dibandingkan dengan serangan yang bengis) tindakan pasukan - pasukan yang mengenai sasaran pembunuhan, penaklukan Mekah dengan 10.000 para jihat, sebuah perang salib dengan 30.000 para jihat melawan orang - orang Romawi Timur (yang tidak pernah di tunjukkan). Tidak seorangpun dapat menutupi kesalahan gambaran gelap ini, yang mana menggelapkan kualitas positif dirinya.

Oleh karena itu, Muhammad tidak melengkapi dan memenuhi tugas dan keimaman Kristus. Jauh dari hal itu,Kristus datang kedalam dunia menyatakan cinta dari Allah. Sesungguhnya, Muhammad dan Islam adalah versi yang buruk bagi orang Kristen dan agama Kristen, dan Qur'an adalah kesalahan secara empiris dari Perjanjian Baru

Apakah Islam lebih baik dari agama Kristen?.Muhammad dengan jelas gagal menghasilkan inspeksi yang sederhana. memberikan fakta - fakta yang kuat, dan jawabannya adalah bukan sesuatu yang tegas.